Selasa, 06 Juli 2010

ORANG PAPUA MATI MERDEKA kan INDONESIA

ORANG PAPUA MATI MERDEKA kan INDONESIA
Mari kita bekerja untuk papua tanpa berpikir kepentingan namun berpihak untuk kebersamaan dan keselamatan bangsa unutk generasi baru .

Sejak papua berintegrasi dalam negara bhineka ini, banyak sejarah yang terukir dalam berbagai elemen-elemen gerakan, masayarakat, dan pemerintahan untuk dapatkan kebebasan yang mandiri dan berdaulat. Seluruha elemen itu selalu diberikan gelar dengan stigma bodoh, miskin , terbelakang, separatis serta praktek penyelamatanya selalu diklaim makar .
Kini, masayarakat adat di Papua berada dalam bayang-bayang pemusnaan etnik yang sangat kencang diwujudkan oleh negara Indonesia melalui antek-anteknya tergabung pula dalam irama perjuangan Papua Merdeka hingga terjadi pemekaran, militerisasi, dan transmingrasi illegal.
Aksi-aksi seremonial yang dilakukan oleh organ-organ atau faksi-faksi perjuangan menjanjikan kemerdekaan akan datang melalui kerja-kerja laporan pelanggaran Ham, Demontrasi, dan pengadeaan sumber daya alam pada negara-negara barat. Semua dilakukan untuk orang asing yang jauh bedanya pola pikir, suku, dan budayanya tidak sama dengan bangsa negroit hidup di pulau kasuari . salahkah berikan laporan dari tahun 1950-an hingga kini yang hasinya dimasukan dalam tong sampah ataukah dibakar menjadi abu namun semua harapan itu diyakin akan datangkan hasil yang amat bijak .
Deringan untuk bersatu bahwa kami ini hitam, keriting dan hidup dalam satu rumpun pulau kasuari mengalami sejarah pahit dimana pernah dibantai, ditembak, diterror dan sedang akan dimusnah tapi masih saja tetap belum menimbulkan rasa persatuan, agenda perjuangan jadi jualan untuk dapatkan jabatan, uang, dan kemewahan hidup. Negara ini hendak menciptakan iklim oportunis dalam setiap jiwa orang papua hingga tiada saling mengenal idelogi perjuangan untuk pembebasan .


Berjuang Papua merdeka untuk indonesia

Semua orang Papua selalu menyatakan dirinya pejuang sebagai gelar kuno bahwa bicara perjuangan papua merdeka seakan dapat diselesaikan dengan seorang, Sepihak, dan sekepentingan; pikiran-pikiran biadab yang masih menusuk dalam hati orang papua .
Sistematika perjuangan dalam sayap-sayap militer masih kacau balau-balai, tidak ada pelatihan militer yang profesional dalam maupun luar negri dimana para diplomat mati suri tidak mengadakan kerja sama guna wujudkan agenda itu; Diplomatpun hidup diluar dengan mempertahankan egonya bahwa seorang perjuangan rakyat papua tapi masih diam-diam saja;
Sistematika gerakan rakyat untuk perjuangan papua merdeka tidak ada menyebakan gerakan rakyat dalam negri itu hanya sebuah gerakan evoria yang timbul-tengelam makanya negara ini masih menilai gerak papua merdeka itu tidak perlu ditakuti karena itu gerakan hura-hura dalam tempurun.

Gerakan papua merdeka dalam negri tidak pernah melibatkan bangsa lain datang dan memantau pergerakan ini agar dikabarkan menjadi satu media internasional sehingga terciptanaya satu pemahaman baik unutk dunia internasional dalam rangka memberikan respon terhadap gerakan dilakukan.

Berjuang Papua merdeka untuk indonesia
Semua orang Papua selalu menyatakan dirinya pejuang sebagai gelar kuno bahwa bicara perjuangan papua merdeka seakan dapat diselesaikan dengan seorang, Sepihak, dan sekepentingan; pikiran-pikiran biadab yang masih menusuk dalam hati orang papua .
Sistematika perjuangan dalam sayap-sayap militer masih kacau balau-balai, tidak ada pelatihan militer yang profesional dalam maupun luar negri dimana para diplomat mati suri tidak mengadakan kerja sama guna wujudkan agenda itu; Diplomatpun hidup diluar dengan mempertahankan egonya bahwa seorang perjuangan rakyat papua tapi masih diam-diam saja;
Sistematika gerakan rakyat untuk perjuangan papua merdeka tidak ada menyebakan gerakan rakyat dalam negri itu hanya sebuah gerakan evoria yang timbul-tengelam makanya negara ini masih menilai gerak papua merdeka itu tidak perlu ditakuti karena itu gerakan hura-hura dalam tempurun.

Gerakan papua merdeka dalam negri tidak pernah melibatkan bangsa lain datang dan memantau pergerakan ini agar dikabarkan menjadi satu media internasional sehingga terciptanaya satu pemahaman baik unutk dunia internasional dalam rangka memberikan respon terhadap gerakan dilakukan.

Mubes Atau Kogres Itu Hanya Evoria Sepihak
Dalam musyarawarah besar (MUBES) diselenggarakan Majelis Rakyat Papua (MRP) bersama rakyat papua memutuskan agenda penting adalah menuntut untuk kembalikan Otonomi Khusus alasan kecilnya Karena OTSUS gagal dan Rakyat Papua menuntut referendum dan pengakuan kedaulatan .
Aspirasi itu diteruskan dan terus menajdi hangatan pikiran untuk digodok dalam Dewan Perawakilan Rakyat Papua (DPRP) masih mengalami kontra-versi . hemat saya, Rakyat Papua jangan bermimpi untuk korbankan diri dalam aksi-aksi yang dilakukan sebelum sadarkan diri untuk bersatu dalam agenda juga kelompok perjuangan masih terkesan liar-liar memburu peluangn untuk dapatkan posisi.
Dalam pelaksaan paripurna kemungkinan akan ditunda ataukah sekalipun sidang tetap dilaksanakan hasilnya mungkin sama bahwa akan disuruh oleh negara “Jakarta” agar orang papua pulang dengna tangan kosong jika kondisi itu terlaksanakan;

Refleksinya, apakah gerakan selanjutnya jika aspirasi ditolak oleh pemerintah indonesia ?

Harapan
Hasil MUBES dan paripurna jangan jadi aspirasi sampah dikalangan elite-elite politik papua dan Papua merdeka rakyat butuhkan aplikasi dan aksi nyata bukan janji. orang Indonesia akan mengabulkan aspirasi yang sifatnya menciptakan kaum oportunis di Papua menjadi antek-antek dari negara ini .
Rakyat menginginkan adanya hasil yang menjadi rekomendsi untuk dijadikan agenda kerja sama tiap daerah, faksi & organ perjuangan, dan elemen-elemen gerakan pemuda untuk wujudkan suhu atau iklim perjuangan seperti sediakala Alm. Theys Aluai ada.

Mari kita bekerja untuk papua tanpa berpikir kepentingan namun berpihak untuk kebersamaan dan keselamatan bangsa unutk generasi baru .

0 Comments: