Kamis, 29 Oktober 2009

Rektor Uncen Warningkan Dosen yang Bandel



Dalam beberapa waktu lalu, masyarakat dan Mahasiswa Uncen telah saksikan dan baca dalam berbagai media cetak local maupun Regional bahwa Rektor Uncen Prof. DR. Baltazar Kambuaya, MBA. menyerukan sekian kalinya, akan berikan teguran pada dosen-dosen yang bandel artinya Rektor bertekat akan meningkatkan nilai disiplin guna mewujudkan mahasiswa Uncen yang mandiri seperti ada pada Visi dan Misi Lembaga universitas kita (Uncen) .



Dalam kamus bahasa Indonesia, kata Bandel tidak ditemukan namun dalam kesehariana kata “ Bandel “ identik pemalas, suka meninggalkan tanggung jawab, tidak turuti perintah dari atas dan sebagainya. Lebih lanjut dapat ditapsirkan secara perspektif individu. Mungkin bandelnya Dosen Uncen terlihat ? Bandelnya Dosen Uncen terbagi dalam berbagai versi (banyak) itu merupakan kebutuhan masalah namun salah satu dari banyaknya bandel seperti dalam proses kedisipilinan belajar-mengajar tidak efisien .
Mahasiswa/I sedang kuliah di Uncen mengharapkan mendapatkan bekal ilmu yang efisien sehingga kelak dapat membagun negrinya ( Papua/red ) khususnya keluarga, suku, dan bangsa merasakan arti atau makna dari pembagunan akan kesejahteraan, kesetaraan hidup dimana tidak ada diskriminasi, penindasan, marginalisasi, dan sukuisme. Harapan-harapan ditersebut mendatang niat protes mahasiswa namun selalu dbisukan dengan gertakan-gertakan Dosen atau pimpinan demi menjaga nama baik padahla hal ini masuk dalam kategori proses pembodohan.



Dalam beberapa waktu lalu, pada masyarakat dan Mahasiswa Uncen telah saksikan dan baca dalam
Mahasiswa/I kuliah di Universitas Cendrawasih datang dari berbagai daerah Papua maupun Indonesia namun sejak dahulu hingga kini belum mampu menunjukan perbedaan. Mimpi mahasiswa/I itu tidak tersalur makanya banyak Mahasiswa berkeliaran tanpa arah, adakan demontrasi hasilnya pun belum optimal disamping itu organisasi mahasiswa pun berbenturan amat dasyat akibatnya tercipta kondisi hancur-hancuran, dimana identitas Mahasiwa atau Dosen ? Hal ini sangat fleksibel. Ungkapan Tridharma perguruan tinggi yang selalu dibanggakan oleh Mahasiswa dan dosen (mantan mahasiswa) Mungkin hanya sebuah hiasa belaka. Nantinya, mahasiswa itu mutu atau tidak ? Jika nilai-nilai keilmiahan dalam system akademik nampak hancur-hancuran.



Kapan ada Realisasi
Banyak mahasiswa yang berdoa agar pimpinan universitas ( Rektor, Dekan dan Jurusan ) dan jajaranya dibimbing oleh Tuhan dianugrahi hikma agar bijak melihat persoalan mahasiswa. Persoalan mahasiswa sekarang seperti proses belajar-mengajar yang penuh eforia, banyak dosen bandel, pembayaran study yang tiap tahun mengila, pembayaran beasiswa yang tidak jelas, operasian bus yang tidak teratur, keberpihakan, pembatasan kreasi mahasis, kebijakan yang melebihi langit dan masih banyak lagi.



kapan semua berakhir ! Mahasiswa kini kelak akan memimpin negri ini (Papua ) pada waktu mendatang bagaimana jika mental rusak karena system belajar di universitas yang menyimpang dari aturan akademik, banyak dosen bandel mungkin di warningkan lebih cepat agar lebih baik, nyatakanlah.
Harapan mahasiswa bila tidak tergapai semua sama hal keHendak-Nya, mari mulai refleksi dan sadari, dimana kelemahan dan lebih-lebihnya dan bersama bertobat agar hidup kita di berkati. Semoga.
ketika aku tidur melihat dunia ini indah tapi ketika bagun dunia ini penuh dengan pembantaian manusia niat ku hanya membuat perubahan unutk generasi mendatang wa wa waw wa



tulisan ini telah di terbitkan pada Tabloid Kampus Fisip Uncen edisi Perdana

Penulis,
Tebai Natan
Mahasiswa Antropologi
Baca Selen9kapnya...